Variable Bisa dikunci??
Pernahkah kalian memiliki uang tetapi uang tersebut diakses oleh banyak orang?? Bayangkan pastinya akan ada banyak sekali keanehan yang akan terjadi. Misalnya si D punya uang 500M kemudian uang itu diketahui dan dapat diakses oleh C, G, H. Terkesan tidak adil bukan kalau yang mencari uang adalah si D tapi C, G, H tahu dan ikut mengakses. Kalau misalnya uang itu diakses untuk investasi yang kredibel mah sah-sah saja, uangnya bukan malah habis tetapi mungkin saja bertambah. Tetapi kalau uang itu untuk pinjol atau judol kan jadinya na ni nu ya...
Nah maka dari itulah kita butuh yang namanya brankas. Uang yang sebegitu melimpahnya hanya boleh diakses oleh kita (yang memiliki). Kenapa tempat penyimpanan harus brankas? Sebenarnya sah-sah saja jika ingin menyimpannya di bank atau di mana pun, asalkan siapa yang dapat mengakses hanyalah kita seorang. Itulah yang dinamakan privasi, di mana sandi/kode hanya diri kitalah yang tahu. Lalu bagaimana jika ada yang ingin mengakses uang kita? Tentu saja jawabannya adalah mereka harus tahu kode/sandi/pin dari bank maupun brankas, yang mana mereka harus meminta atau bahkan mencuri dari kita.
Lalu bagaimana cara membuat data tersebut tidak dengan mudah diakses oleh banyak orang. Rahasianya sungguh sangat sederhana, Anda hanya perlu menambahkan privat sebelum data tersebut dituliskan. Untuk lebih jelasnya, mari kita lihat kode di bawah ini :
package Minggu2;
import java.util.Scanner;
class mahasiswa {
String nama;
String npm;
private double ipk;
void isiData(){
Scanner s = new Scanner (System.in);
System.out.print("Nama = ");nama = s.next();
System.out.print("NPM = ");npm= s.next();
System.out.print("IPK = ");ipk = s.nextDouble();
}
void isiData (String nm, String np, double ip){
nama =nm;
npm= np;
ipk=ip;
}
void cetakData(){
System.out.println("Data Mahasiswa");
System.out.println("Nama : "+ nama);
System.out.println("NPM : "+ npm);
System.out.println("IPK : "+ ipk);
}
}
public class DoubleClass {
public static void main(String[] args) {
mahasiswa mhs = new mahasiswa();
mhs.isiData ();
mhs.cetakData();
mhs.ipk = 5;
mhs.cetakData();
}
}
Apabila source code tersebut di run maka hasil outputnya adalah :
Coba bandingkan dengan kode dibawah ini :
package Minggu2;
import java.util.Scanner;
class mahasiswa {
String nama;
String npm;
private double ipk;
void isiData(){
Scanner s = new Scanner (System.in);
System.out.print("Nama = ");nama = s.next();
System.out.print("NPM = ");npm= s.next();
System.out.print("IPK = ");ipk = s.nextDouble();
}
void isiData (String nm, String np, double ip){
System.out.println("Silahkan masukkan nama anda");
nama =nm;
npm= np;
ipk=ip;
}
void cetakData(){
System.out.println("=== DATA MAHASISWA ===");
System.out.println("Nama : "+ nama);
System.out.println("NPM : "+ npm);
System.out.println("IPK : "+ ipk);
}
}
public class DoubleClass {
public static void main(String[] args) {
mahasiswa mhs = new mahasiswa();
mhs.isiData ();
mhs.cetakData();
}
}
private) menjadi krusial. Meskipun kita bekerja pada proyek pribadi, membiasakan diri dengan prinsip ini akan membentuk standar koding yang profesional. Dengan manfaatnya yakni sebagai data hiding, maintainibility, validasi data, serta sistem kontrol (Git). Implementasi private bukan sekadar membatasi akses, melainkan upaya untuk menciptakan kode yang tangguh (robust), aman, dan mudah dikembangkan di masa depan.


Comments
Post a Comment