PEMODELAN GANJIL GENAP TANPA IF-ELSE ??? (JAVA)


Untuk para siswa/mahasiswa atau yang bukan keduanya dan sedang belajar mengenai pemrograman pastinya tidak asing dengan tantangan untuk membuat pemodelan ganjil genap. Ganjil genap di sini bukan sistem pengaturan lalu lintas yaaa... Melainkan tentang cara pengenalan modulo yang sering dipakai dalam dunia industri dan pemodelan sistem. 

Apa itu modulo???

Modulo atau yang sering dikenal dengan modulus adalah operasi pembagian matematika yang bersisa. Untuk lebih mudah memahami, berikut adalah contoh mengenai penerapan modulo ;

Contoh :

3/2 = 1+1/2 (dapat dibaca menghasilkan 1 sisa 1)

3%2 = 1

Dari contoh tersebut dapat diartikan bahwa modulo hanya menampilkan sisa dari pembagian atas dua bilangan. Lalu apa hubungan antara modulo dengan ganjil-genap?? Silakan Anda lihat pola di bawah ini ;

1. 2/2 = 1

2. 3/2 = 1+1/2  (dapat dibaca menghasilkan 1 sisa 1)

3. 4/2 = 2

4. 5/2 = 2+1/2  (dapat dibaca menghasilkan 1 sisa 2)

Penulis rasa para pembaca pastinya sudah akan paham apa maksud dari contoh di atas. Yap! benar. Bilangan ganjil seperti 2,4,6,8,... dst akan habis atau tidak bersisa jika  dibagi dengan 2. Sebaliknya, jika bilangan genap seperti 1,3,5,7,... dst akan bersisa jika dibagi dengan 2. Maka jika kita menggunakan modulo pasti hasilnya akan jadi seperti ini ;

1. 2%2 = 0

2. 3%2 = 1

3. 4%2 = 0

4. 5%2 = 1

Sepertinya, contoh di atas sudah cukup jelas untuk menjelaskan penerapan modulo dalam perhitungan matematika. Kemudian pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana penerapan modulo dalam pemrograman?? Dann kenapa kita harus menggunakan modulo untuk pemodelan ganjil genap?? Apakah tidak bisa hanya menggunakan operasi hitung bagi seperti biasa?? 

Di sini penulis akan menampilkan kode program dengan perhitungan pembagian seperti biasa. 

//Pemodelan ganjil genap tanpa modulo

        int angka = 1;

        while (angka<=10){

            if ((angka/2)*2 == angka){

                System.out.println(angka+"= ganjil");

            }

            else {

                System.out.println(angka+"= Genap");

            }

            angka++;

        }

Bandingkan degan kode di bawah ini ;

//Pemodelan ganjil genap dengan modulo

        int angka = 1;

        while (angka<=10){

            if (angka%2 == 0){

                System.out.println(angka+"= ganjil");

            }

            else {

                System.out.println(angka+"= Genap");

            }

            angka++;

        }

Lihat bagian yang di underline dan dibold oleh penulis. Coba bandingkan kedua  bagian itu dan Anda pasti akan tahu mana bagian yang lebih ringkas, rapi, dan tentunya lebih mudah untuk dipahami. Tentu saja keduanya menghasilkan output yang sama. 

 



Setelah kita memahami dengan modulo dan penerapannya dalam pemrograman, maka kali ini kita akan masuk kepada intinya yakni pemodelan ganjil-genap tanpa if-else. Penulis sudah menyinggung tentang penerapan if-else di kode sebelumnya. Kali ini penulis akan menunjukkan bagaimana memodelkan ganjil genap tanpa if-else dengan penulisan yang singkat. Are you readyy??!! Here we go!!

System.out.println("=== PEMODELAN GANJIL-GENAP TANPA IF ELSE ===");

        int angka = 1;

        while(angka<=10){

            System.out.println( (angka%2==0) ? angka + " = Genap" : angka + " = Ganjil");

            angka ++;

        }

Dan dengan ouput yang sama yakni sbb:

Sekarang kita kan mengurai satu persatu mengenai kode ini; 

System.out.println( (angka%2==0) ? angka + " = Genap" : angka + " = Ganjil");

Secara singkat kode tersebut hanya memiliki 3 bagian. Penulis  harapkan pembaca hanya dapat fokus pada bagian dalam kurung setelah System.out.println. 

Bagian pertama :

1. Sebelum tanda tanya (?) = kondisi if.

2. Setelah tanda tanya (?) = hasil output jika kondisi if memenuhi.

3. Setelah titik dua (:) = hasil output jika kondisi if tidak memenuhi.


Bagian kedua : (Cara mengeja)

1. Tanda tanya (?) = Apakah benar?

2. Tanda titik dua (:) = Jika tidak maka....


Sehingga secara keseluruhan kode ini akan dibaca sbb :

System.out.println( (angka%2==0) ? angka + " = Genap" : angka + " = Ganjil");

"Angka modulus 2 sama dengan 0 apakah benar (?) print out angka = Genap jika tidak maka (:) print out angka = Ganjil"


Sekian dari penjelasan tentang bagaimana pemodelan ganjil-genap tanpa penerapan if-else. Cukup dimaklumi bahwa setiap orang memiliki caranya sendiri untuk memodelkan permasalahan, termasuk juga dalam pemrograman. Tetapi apa pun itu caranya, kode yang ringkas akan lebih terlihat efisien, meningkatkan kualitas proyek dan produktivitas, serta mempermudah kolaborasi dan skalabilitas. Maka selamat belajar, Semangat mencoba!! CHEERSSS...!! 

            


Comments

Popular posts from this blog

Program Java kasir

Variable Bisa dikunci??